jejak bersekolah: Guru Ngeblog, loh

Guru Ngeblog, loh

"Jangan letih gagal. Teruslah berkarya, hingga kegagalan itu letih mengejar, Bang."


Dia memang sering menyemangati saya, karena saya sering terlihat letih bahkan bosan berusaha, bekerja, dan berkarya. Apalagi tempat saya mengajar dengan pusat kota Selong - tempat biasanya saya mengetik di rental dan warnet - hampir satu jam perjalanan, itu menambah saya lelah berusaha. Memang gak ada yang lebih dari saya.

Tak heran istri saya cerewet, menyemangati saya seperti quote di atas, atas dengan petuah ala tokoh sufi Nasruddin. Selain istri, saya juga seringkali disemangati buku-buku yang saya baca. "Buku sudah menjadi 'selingkuhan' terindah," saya membatin.

Lihat saja Doris Lessing. Pengarang Besar, penerima nobel sastra dua tahun lalu saat usianya memasuki 88 tahun. Siapa sangka, ternyata putus sekolah saat usia 13 tahun membuatnya hidup berbeda: inilah poin lebihnya.

Setelah kurang lebih 77 tahun menekuni dunia tulis-menulis, wanita berdarah Inggris yang lahir di Iran dan dibesarkan di Zimbabwe ini memperoleh penghargaan atas karya-karyanya monumentalnya. Children of Violence, misalnya.

Putus sekolah membuktikan bahwa pola pikirnya tak lazim. Caranya memahami proses belajar-mengajar amat berbeda pada umumnya. "Inilah belajar itu: anda tiba-tiba mengerti sesuatu yang telah anda ketahui sepanjang hidup anda, tetapi dengan pemahaman yang berbeda" itulah seucap kata Doris Lessing (Andrias Harefa, 2001).

Dia melarikan diri dari pendidikan formal sambil terus bergaul dengan buku-buku. Belajar autodidak. Doris Lessing banyak melakukan penelitian dan pengamatan sosial. Baginya, belajar autodidak justru terasa lebih menggairahkan. Untuk menuangkan butir-butir pemikirannya, dia menempuh jalan hidup sebagai pengarang.

Jiwa skeptis dan pemikiran visioner membawanya memahami dunia dengan perspektif yang berbeda. Karakter jiwa dan pemikirannya inilah yang kemudian mewarnai setiap karya tulisnya.

Seperti itulah Doris Lessing yang saya tahu. Apa manfaatnya buat saya? Saya harus lebih berguna, lebih banyak meninggalkan jejak dari Doris Lessing.

Itulah sebabnya saya belajar otodidak ngeblog beberapa tahun lalu. Hanya blog ini rumah kedua buat saya. Rumah tempat banyak eksperimen kecil yang saya tuangkan lewat sederet tuts hape dan komputer.

Sebagai guru di sekolah dasar - sejak April tahun 2009 lalu - jejak bersekolah yang saya teriakkan di sini, saya harap, bukan sekedar jejak sejarah untuk saya, tapi juga sebagai jejak pembelajaran buat semua guru di Pulau Lombok dan guru se-Indonesia.

Saya harus bertekad mampu berkarya melampaui Dorris Lessing - yang nota benenya pernah putus sekolah, saya harus mampu meninggalkan beragam jejak karya melebihinya, harus lebih berguna bagi orang-orang di sekitar saya. Amiiin.

38 komentar:

  1. sama2 guru, harus saling mendukung ya. tinggal di mana?

    BalasHapus
  2. Terimakasi pak. Tiang mohon doanya

    BalasHapus
  3. semangat bapak sangat tiggi.. saya senang pak membacanya apalagi bapak tinggal jauh dari keramaian kota.... tetap semangat pak.. majukan pendidikan.. idealisme bapak sangat penting disaat dunia pendidikan kita masih carut marut.. m

    BalasHapus
  4. terimakasi buk. saya butuh doanya.

    BalasHapus
  5. mantap....semangat terus berinovasi ,jangan mundur walau selangkah...tuangkan terus ide ide gagasan untuk kebngkitan pendidikan,yang jelas untuk diri sendiri juga..!!

    BalasHapus
  6. mantapat....semangat terusss...!!!

    BalasHapus
  7. saya jd terharu ngbaca postingan bapak.. serta semangat bapak yang bgtu bsar.....
    salam YAKUZA pak... slalu smangat!!!!!!!!

    BalasHapus
  8. pakDe senang bisa menulis disini,tapi baru sekarang, setelah pakDe pensiun. Membaca tulisan di atas, ada pencerahan buat pakDe yaitu bahwa ada Doris Lessing (88th)yang sukses jadi pengarang. Tetapi juga ada Kop Blog? yang agak menggangu pandangan pakDe, yaitu huruf/tulisan yang gayanya dimodifikasi dari salah satu produk ROKOK, sejatinya pakDe alergi terhadap rokok. Kalau jejakitem tidak ada kerjasama dengan produsen rokok tersebut, pakDe sarankan supaya gaya tulisannya ditukar saja.
    terimakasih,-maaf, wassalam.

    BalasHapus
  9. makasi pakde. blog ini buat diikutin blog, pakde. saya tidak merokok. suer. sedangkan keyword, udah ketentuan lomba. memang ada rencana tulisan di blog ini akan saya ubah, kalo sudah dapet laptop, dan akan saya bukukan. mohon doa dan dukungannya ya pakde? jazakallah

    BalasHapus
  10. Izin meninggalkan jejak pak guru,,,

    Salam,
    Keluarga Harestya

    BalasHapus
  11. kunjungan balik, makasih kunjungannya

    BalasHapus
  12. Untuk indonesia yang luar biasa.....
    Semoga apa yang bapak pilih menjadi sesuatau yang sangat berguna....

    BalasHapus
  13. bagus banget templatenya bro :) hehehehe jejak sobat jauh banget ya dari keramaian orang orang di kota :) salud sama sobat :)

    BalasHapus
  14. ternyata posting di atas belum diedit kembali setelah kompetisi tahun lalu, thanks udah berkunjung dan semangatnya

    BalasHapus
  15. "Jangan letih gagal. Teruslah berkarya, hingga kegagalan itu letih mengejar, Bang."

    Saya suka semangatnya, suka isinya, suka suka sukaa....

    salam peluk cium buat istri bapak (saya cewek kog) :-D

    Semoga kelak saya mampu jadi istri yg bisa mengobarkan semangat suami dan anak2 saya... aamiinnn

    BalasHapus
  16. Jadi terharune uy...
    tulisannya mengispirasi bisa seharusnya bikin ngiri ama orang2 yg lulusannya lebih dari SD.

    Selamat meneruskan perjuangan leluhur kita ya pak guru... :)

    BalasHapus
  17. quote dari istri anda sangat sederhana tapi menyentuh jiwa untuk tetap tegar mengejar mimpi.
    sangat beruntung sekali anda kawan, dibekali semua hal yang dapat memajukan taraf hidup anda, istri yang cerdas dan selalu ada untuk penyemangat anda, serta cerita" hidup yang amat sangat menarik untuk dihadirkan bagi kami sang pembaca blog ini..

    BalasHapus
  18. Wah Pak Guru tho heheh...salam kenal pak...

    BalasHapus
  19. kadang orang yg gagal sebenanrnya punya motivasi lebih daripada yg berhasil...
    :)

    BalasHapus
  20. saya suka quote awal nya ^^
    salam kenal, jika berkenan follow me back :)

    BalasHapus
  21. blog nya unik, membuat saya betah berlama2 di sini untuk melihat sesuatu yang baru.
    Salam kenal, salam pendidikan!

    BalasHapus
  22. Berkunjung pertama..., blog nya bagus..

    BalasHapus
  23. Bener kata uli, blognya bagussss... Subhanallaah.

    Seandainya SEMUA guru SD *semua guru deh* di Indonesia seperti ini... Betapa kerennya..

    Selalu semangat pak guru Rusydi :D

    BalasHapus
  24. salam kenal buat istrinya mas...bijak sekali kata-katanya...:)

    BalasHapus
  25. Salam kenal buat pak guru yang tak pernah letih Dan Selalu Semangat

    BalasHapus
  26. inspiratif.salah satu tokoh yang saya kagumi asli orang Indonesia adalah Buya HAMKA, ulama + sastrawan, beliau mempu menghasilkan karya besar,tafsir Al-Azhar ketika beliu di penjara

    BalasHapus
  27. Salut buat pak guru, tidak banyak guru yang produktif dalam menulis.

    BalasHapus
  28. quote yg mantap dari seorang terpilih. tetap semangat!

    BalasHapus
  29. blogging adalah selingkuhan terindah buat saya mas... heheh

    BalasHapus
  30. Hebat! Geblengan semangat sang isteri "Jangan letih gagal. Teruslah berkarya, hingga kegagalan itu letih mengejar, Bang." yang membahana dan melekat sepanjang masa, dan akhirnya melahirkan seorang guru yang berpendirian sangat luas dan brilliant. Salut, Mas.

    BalasHapus
  31. terima kasih kunjungannya di blog guru yg masih belajar ini

    BalasHapus
  32. hallo...
    Vey juga mau jadi guru sih, tetapi pinginnya bukan sekedar 'guru' di kelas dan membosankan. Tetapi mampu berteman dengan murid-muid juga memberikan suntikan smeangat pada mereka supaya memiliki cita-cita yang tinggi :)

    BalasHapus
  33. salam dari malaysia rusydi :)

    saya tak dapat memahami keseluruhannya intipatinya secara tepat tapi saya dapat rasai jiwa bahasa yang awak bawak kan. sampai ke jiwa saya. dapat merasai cinta awak pada penulisan, berkarya, dan merasai kasih sayang awak pada dunia pendidikan dan anak-anak didik saudara.

    semoga kita terus jadi pendidik yang ikhlas demi anak bangsa dan agama .

    BalasHapus
  34. semangat dan tekad yang patut disebarkan keseluruh pelosok negeri khususnya untuk para guru yang berada jauh dari ibu kota, oleh-mu dan ditangan-mulah wahai para pahlawan tanpa tanda jasa, tunas bangsa negeri ini dapat menjadikan negeri ini maju dan berwibawa.

    keren banget kang.

    BalasHapus
  35. mantap pak guru, memang guru sebagai orang yang ditiru dan digugu semestinya harus mampu tampil terdepan, mengajari siswa untuk senantiasa berkarya dan berkreativitas, termasuk melalui tulisan dan meski tinggal diperkampungan, sejatinya tidak harus membatasi kita untuk terus berkarya

    BalasHapus
  36. keren nih. salam kenal dari saya...
    jika berkenan, follback blog saya kang :)

    BalasHapus

silahkan kritisi tulisan guru SD yang ingin selalu belajar ini, pilih name/url di bagian

Copyright © jejak bersekolah Urang-kurai